Gencarkan Patroli Cipkon, Polres Tanjung Perak Tindak Tegas Gangster dan Tawuran Remaja

banner 120x600
banner 468x60

Surabaya — Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jawa Timur terus memperketat pengamanan di wilayah hukumnya melalui patroli stasioner Cipta Kondisi (Cipkon).

Operasi rutin yang menyasar sejumlah jalur rawan ini digelar dari malam hingga dini hari guna mengantisipasi maraknya aksi gangster dan tawuran jalanan.

banner 325x300

Langkah ini menjadi perhatian serius lantaran fenomena negatif tersebut belakangan kerap melibatkan remaja dan anak di bawah umur di Kota Pahlawan.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menegaskan bahwa langkah preventif ini sangat krusial untuk meredam potensi kejahatan jalanan sebelum terjadi gangguan nyata di lapangan.

“Patroli cipkon ini merupakan langkah preventif kami untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas. Fokus utama kami adalah menyapu bersih kejahatan malam seperti aksi gangster, tawuran, hingga balap liar yang meresahkan warga,” ujar Iptu Suroto, Senin (28/9/2026).

Berdasarkan pemetaan kepolisian, pola pergerakan kelompok gangster saat ini umumnya memanfaatkan media sosial untuk saling tantang sebelum akhirnya menggelar konvoi bersenjata di jalan raya.

Ironisnya, mayoritas pelaku yang terjaring masih berstatus sebagai pelajar atau anak usia sekolah.

“Sangat disayangkan, sebagian besar pelaku yang kami amankan saat pembubaran kelompok ini masih di bawah umur. Oleh karena itu, sasaran patroli kami tidak hanya memantau arus lalu lintas, tetapi juga melakukan pemeriksaan ketat terhadap kerumunan pemuda yang mencurigakan di atas jam malam,” terang Iptu Suroto.

Dalam pelaksanaannya, personel gabungan disiagakan di berbagai titik strategis, mulai dari kawasan perbatasan kota, permukiman padat penduduk, hingga pusat keramaian warga.

Namun, Iptu Suroto mengingatkan bahwa penanganan kenakalan remaja ini tidak bisa hanya bertumpu pada aparat kepolisian, melainkan membutuhkan peran aktif orang tua.

“Kami mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anaknya sudah berada di rumah sebelum pukul 22.00 WIB. Jangan biarkan mereka berkeliaran di luar tanpa tujuan yang jelas, karena sangat rentan terpengaruh lingkungan negatif,” imbau Iptu Suroto.

Pihak kepolisian juga meminta masyarakat Surabaya untuk ikut berpartisipasi menjaga keamanan. Jika melihat adanya pergerakan konvoi mencurigakan atau indikasi tawuran, warga diharapkan segera melapor ke Polsek terdekat atau menghubungi layanan call center 110 bebas pulsa. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *